I. PENGERTIAN/PENDAHULUAN
- · Komputasi Cloud
Komputasi awan (Cloud Computing) adalah
gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan
berbasis internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang
sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram
jaringan komputer tersebut, awan
(cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari
infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda
komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga
pengguna dapat mengaksesnya lewat internet ("di
dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli
dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang
membantunya.
Ada 3 model
pengiriman (delivery) dalam komputasi awan: (1) Software as a Service (SaaS),
(2) Platform as a Service (PaaS), dan (3) Infrastructure as a Service (IaaS).
SaaS merupakan layanan untuk menggunakan aplikasi yang telah disediakan –
penyedia layanan mengelola platform dan infrastruktur yang menjalankan aplikasi
tersebut. PaaS merupakan layanan untuk menggunakan platform yang telah
disediakan – pengembang fokus pada aplikasi yang dibuat tanpa memikirkan
tentang pemeliharaan platform. IaaS merupakan layanan untuk menggunakan
infrastruktur yang telah disediakan.
Ada 4 model
penyebaran (deployment) dalam komputasi awan: (1) public cloud, (2) private
cloud, (3) hybrid cloud, dan (4) community cloud. Public cloud penggunaannya
hampir sama dengan shared hosting, di mana dalam 1 server ada banyak pengguna.
Private cloud hanya ada 1 pengguna dalam server. Hybrid cloud dapat digunakan
untuk public atau private cloud. Sedangkan community cloud dapat digunakan
bersama-sama oleh beberapa perusahaan yang memiliki kesamaan kepentingan. Model
penyebaran komputasi awan kadang sering disebut sebagai cloud storage.
- · Komputasi Grid
Komputasi
grid memungkinkan organisasi virtual (virtual organization) untuk menggunakan
secara bersama sumber daya yang tersebar secara geografis dengan berasumsi
ketidakhadiran dari lokasi terpusat, kontrol terpusat, pengetahuan menyeluruh
terhadap sumber daya dan hubungan kepercayaan. Organisasi virtual dapat
meliputi suatu departemen dari suatu perusahaan yang berada pada satu lokasi
yang sama sampai dengan kumpulan besar orang-orang dari berbagai organisasi
yang tersebar diberbagai belahan bumi.
Definisi
Grid
1. Computational grid merupakan suatu infrastruktur hardware
dan software yang menyediakan akses bersifat dependable, konsisten, pervasive,
dan tidak mahal terhadap kemampuan komputasional high-end. (Carl Kesselman,Ian
Foster in “The Grid: Blueprint for a New Computing Infrastructure” 1998)
2. Grid computing adalah resource sharing dan penyelesaian
masalah terkoordinasi dalam organisasi virtual yang dinamis dan
multi-institusional. (Carl Kesselman, Ian Foster in “the anatomy of the grid”
2000)
Berikut
adalah beberapa konsep dasar dalam Grid Computing:
1. Sumber daya dikelola dan dikendalikan secara lokal.
2. Sumber daya berbeda dapat mempunyai kebijakan dan
mekanisme berbeda, mencakup Sumber daya komputasi dikelola oleh sistem batch
berbeda, Sistem storage berbeda pada node berbeda, Kebijakan berbeda
dipercayakan kepada user yang sama pada sumber daya berbeda pada Grid.
3. Sifat alami dinamis: Sumber daya dan pengguna dapat
sering berubah
4. Lingkungan kolaboratif bagi e-community (komunitas
elektronik, di internet)
- · Virtualisasi
Virtualisasi
berasal dari kata dasar virtual yang berarti maya. Virtualisasi sendiri dalam
dunia komputer merupakan sebuah proses pengimplementasian perangkat lunak dalam
sebuah fungsi perangkat keras komputer tak nyata yang mana kinerjanya
menyerupai perangkat keras sebenarnya atau bahkan lebih, misalnya sistem
operasi, perangkat storage/penyimpanan data
atau sumber daya jaringan.
Virtualisasi
bisa diimplementasikan kedalam berbagai bentuk, antara lain (Harry Sufehmi,
Pengenalan Virtualisasi, 20090607) :
Network
Virtualization : VLAN, Virtual IP (untclustering), Multilink
Memory
Virtualization : pooling memory dari node-node di cluster
Grid
Computing : banyak komputer = satu
Application
Virtualization : Dosemu, Wine
Storage
Virtualization : RAID, LVM
Platform
Virtualization : virtual computer
- · Distributed Computation dalam Cloud Computing
Distributed
computing dapat diartikan sebagai suatu teknologi yang dapat memecahkan suatu
masalah besar ke dalam proses-proses kecil ke banyak komputer untuk kemudian
proses kecil itu dipecahkan secara simultan dan apabila sudah didapatkan
solusi-solusi kecil maka disatukan kembali dalam satu solusi yang besar dan
terintegrasi. Dari tujuannya, distributed computing menghubungkan banyak user
dan resource yang bekerjasama memecahkan permasalahan dalam sistem yang
terbuka, transparan dan memiliki skalabilitas yang tinggi. Distributed
computing mengacu pada penggunaan sistem terdistribusi untuk memecahkan masalah
komputasi. Dalam distributed computing, masalah dibagi menjadi banyak tugas,
masing-masing yang diselesaikan oleh satu komputer. Komputer yang saling
berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama. Sebuah sistem terdistribusi terdiri
dari beberapa komputer otonom yang berkomunikasi melalui jaringan komputer.
- · MapReduse & NoSQL (Not Only SQL)
Map
Reduce dan NoSQL (Not Only SQL) adalah sebuah pemogramaan framework guna untuk
membantu user mengembangankan sebuah data yang ukuran besar dapat terdistribusi
satu sama lain. Map-Reduce adalah salah satu konsep teknis yang sangat penting
di dalam teknologi cloud terutama karena dapat diterapkannya dalam lingkungan
distributed computing. Dengan demikian akan menjamin skalabilitas aplikasi
kita.
Nosql
adalah sebuah memcache dari bagian database sederhana yang berisi key dan
value. Database ini bersifat struktur storage dimana sistem databasenya yang
berbeda dengan sistem database relasional. Nosql tidak membutuhkan skema table
dan menghindari operasi join dan berkembang secara horizontal.
- · NoSQL Database
Database
NoSQL, juga disebut Not Only SQL, adalah sebuah pendekatan untuk pengelolaan
datadan desain database yang berguna untuk set yang sangat besar data terdistribusi.
NoSQL, yang mencakup berbagai teknologi dan arsitektur, berusaha untuk
memecahkan masalah skala bilitas dan kinerja data yang besar yang database
relasional tidak dirancang untuk menangani. NoSQL ini sangat berguna ketika
perusahaan perlu untuk mengakses dan menganalisis sejumlah besar data
terstruktur atau data yang disimpan dari jarak jauh pada beberapa virtual
server di awan.
II.
Contoh Website
Untuk
penerapan komputasi modern di dunia nyata, saya akan membahas salah satu website
dari rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Pusat Pertamina (http://www.rspp.co.id/). Penerapan komputasi
modern khususnya cloud computing dapat dilihat dari pncarian jadwal dokter.
Gambar di bawah merupakan tampilan dari halaman beranda yang merupakan halaman utama dari website tersebut.
Pertama-tama,
pilih jadwal dokter. Kemudian, terdapat list untuk layanan kesehatan yang ada pada rumah sakit.
Pilih spesialisasi yang akan dilihat jadwal dokter yang ada, maka akan muncul nama dokter berdasarkan spesialisasinya.
Pilih nama dokter yang akan dilihat jadwal praktiknya.
Maka akan muncul jadwal dokter tersebut.


