A.
Etika dalam Membuat Web Science
Pertama harus rapi setiap pembuka dan
penutup <div> di setiap kontennya dan membentuk seperti segitiga menonjol
ke kanan, mengapa seperti itu? Supaya memudahkan setiap user itu tau mana yang
head, body, sama footer.
Supaya tidak bingung mana yg atas tengah
bawah istilahnya, banyak yang membentuk seperti persegi, kenapa? Coba bayangin
kalo script tidak rapi dan berserakan orang akan bingung mana yang atas mana
yang tengah dan bawahnya.
B.
Konten
yang Diutamakan dalam Membuat Web Science
Konten yang berkualitas memang mempunyai idealis
tersendiri bagi pembaca dan juga sebagai pemilik konten tersebut. banyak topik
yang membahas hal ini namun persaingan konten untuk saat ini sangat keras
sekali sehingga mau tidak mau kita pengelola website dan blog harus membangun
konten yang berkualitas juga. Dalam membuat web science konten yang
diutamakan adalah html head sama
body.
C.
Metadata
yang Terdapat pada Web Science
Metadata adalah
data yang menggambarkan data lainnya. Meta adalah awalan yang di sebagian besar
penggunaan teknologi informasi berarti "definisi atau deskripsi yang
mendasari."
Metadata merangkum informasi dasar tentang data, yang dapat membuat menemukan dan bekerja dengan contoh data tertentu lebih mudah.
Metadata merangkum informasi dasar tentang data, yang dapat membuat menemukan dan bekerja dengan contoh data tertentu lebih mudah.
Metadata digunakan
untuk gambar, video, spreadsheet dan halaman web. Penggunaan metadata pada
halaman web dapat menjadi sangat penting. Metadata untuk halaman web berisi
deskripsi dari isi halaman, serta kata kunci yang terkait dengan konten. Ini
biasanya dinyatakan dalam bentuk meta tag. Metadata mengandung deskripsi
halaman web dan ringkasan sering ditampilkan dalam hasil pencarian dengan mesin
pencari, membuat akurasi dan rincian yang sangat penting karena dapat
menentukan apakah pengguna memutuskan untuk mengunjungi situs atau tidak.
Metatag sering dievaluasi oleh mesin pencari untuk membantu memutuskan
relevansi halaman Web, dan digunakan sebagai faktor kunci dalam posisi dalam
pencarian menentukan sampai akhir 1990-an.
Metadata dapat
dibuat secara manual, atau dengan pengolahan informasi otomatis. Pengguna
penciptaan cenderung lebih akurat, yang memungkinkan pengguna untuk memasukkan
informasi mereka merasa relevan atau diperlukan untuk membantu menggambarkan
file. penciptaan metadata otomatis bisa jauh lebih elementer, biasanya hanya
menampilkan informasi seperti ukuran file, ekstensi file, ketika berkas dibuat
dan yang menciptakan file.